Laman ulasan lain-lain (yang menarik minat saya)

Selasa, 11 Oktober 2011

SEBUTIR GARAM














di lantai dapur
ia terlempar

terlalu intim dengan debu
bila berlaku layaknya bumbu

asin, asing bagi kerumun semut
untuk dijunjung

semulia gula

terlampau kecil
agar bermanfaat
sebagai pelontar:
menciptakan sakit
semacam pelengkap umpat
bagi hati sepat yang sempit

di bintil lidah niscaya mencair
(si pengecap tahu, nafsu
masih cukup terpelihara
untuk matahari yang mahir
lahir dan tergelincir
di ufuk mata)

di lantai dapur
dirinya terlantar

di laut

ia umpama bunga api
memercik, sekejap berkerlip
larut di mulut udara

2009

Tempo, edisi 28 Juni 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika anda ingin, anda boleh meninggalkan komentar.