Sabtu, 15 Oktober 2011

6 BAIT RAYUAN GOMBAL



dingin yang terhampar di waktu subuh
menjelma di bulu dedaun bambu
beningnya menitis di mata kamu
karenanya,
     saya mengagumi
     mata embun itu

embun yang menitik di matamu
terasa asin dan asing
ia umpama laut
dan saya tenggelam
     sebab lidah ombaknya
                     melempar ludah ke muka
     bila mau bertaut, menyurut

dengan cara yang sama saya memahami:
di lengkung petang, burung-burung parkit
menghambur ke lenggang padang
meluncur licin di pinggang bebukit 

begitu juga senyummu: lapang
namun terang

menggigit pahit

sebab itulah
saya menjatuhkan diri
dan  berusaha sungguh
bangkit sendiri

2010

Kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika anda ingin, anda boleh meninggalkan komentar.