| Grafik dalam buku Polarity Process |
parasmu:
muara payau yang
beriak
sepenak saat
badan kuceburkan
namun arus menghapus
begitu cergas
dan kita terpaut
lidah laut
berlayar dan
karam dari karang ke
karang
pelabuhan memang memancing lambai
namun tak akan membuat terlepap
percayalah, sebab kini hati kebal
menolak mabuk, muka kian lembam
maka berangkatlah, tak usah
mengangan pulang, sebab seiring berkemas
kau kehilangan rumah dengan sekilas